Tari Pakarena Batara GOWA

Bank Indonesia baru saja meluncurkan mata uang rupiah seri terbaru. Salah satu yang banyak menarik perhatian masyarakat Makassar adalah mata uang pecahan 10.000 yang bergambar pahlawan asal Papua Frans Kaisepo dan Tari Pakarena.

Tari Pakarena yang merupakan tari klasik yang berasal dari Kerajaan Gowa ini ternyata proses pemotretannya berlangsung di Makassar tepatnya di Kampung Seni Baruga Kaluarrang milik Yayasan Batara Gowa yang terletak di kawasan parangtambung, Makassar.

Menurut Andi Redo, direktur Yayasan Batara Gowa proses pemotretan sendiri berlangsung di Januari 2016. Prosesnya pun berjalan panjang mulai dari pengumpulan data, penelitian, latihan tari bagi model yang akan dipotret, sesi pemotretan, dan yang terakhir seminar yang berlangsung di kantor Bank Indonesia Jakarta.

“Alhamdulillah ketika proses akhir yaitu seminar di Jakarta, Yayasan Batara Gowa selaku konsultan dari PERURI mampu meyakinkan pihak Bank Indonesia dan akademisi yang terdiri dari profesor dan ahli dalam bidang sejarah, seni, dan budaya. Bahwa kostum dan pose gerakan dalam foto merupakan asli dari Tari Pakarena sehingga Bank Indonesia menyetujui Tari Pakarena sebagai gambar dari pecahan rupiah terbaru” ujar Andi Redo.

Diharapkan dengan adanya tari Pakarena dalam pecahan rupiah terbaru, dapat tetap dilestarikan bukan hanya oleh para pelaku seni melainkan generasi muda Indonesia.