Sukses

Uji Tabrak Wuling Confero Hanya 1 Bintang, Ini Kata Wuling

Www.sulawesita.com, Jakarta - Asean New Car Assessment Program (NCAP) atau Lembaga menguji kelayakan mobil, baru-baru ini telah melakukan pengujian terhadap salah satu mobil paling anyar yang dipasarkan di Indonesia.

Ya, mobil tersebut adalah Wuling Confero. Ternyata, setelah dilakukan pengujian, Wuling Confero hanya mendapatkan skor satu bintang. 

Hal ini pun diungkapkan Yahaya Ahmad, Child Restraint Working Group ASEAN NCAP saat ditemui wartawan di kawasan industri Karawang, Rabu (14/11/2018).

Menurut Yahya, pengujian ini dilakukan setelah melihat pameran GIIAS 2018, dimana ada mobil yang dijual namun ternyata tidak dilengkapi airbag.

"Pengujian Wuling Confero dilakukan 7 November 2018, dan baru akan dirilis nanti 15 November," ujar Yahaya.

Yahaya berpendapat, pengujian ini dilakukan secara independen tanpa melibatkan langsung pemegang merek.

Seperti biasa dalam uji tes tabrak, ASEAN NCAP menggunakan perangkat khusus untuk membuat mobil melaju pada kecepatan 64 km/jam pada offset frontal crash test. Pada kondisi ini, dikondisikan bagian sisi kanan mobil menabrak sebuah benda padat. 

Sementara untuk memberikan gambaran potensi cedera pada penumpang, ASEAN NCAP memanfaatkan empat buah boneka yang diberi sensor khusus pada setiap bagian; termasuk kepala, leher, dan dada. Dari sensor itu, tim ASEAN NCAP akan melakukan kategorisasi penilaian. 

Dengan pengujian ini tentunya hal tersebut sengaja dilakukan agar pabrikan menerapkan fitur standar termasuk kantung udara, sehingga dapat lebih menyelamatkan banyak nyawa khusunya jika terjadi kecelakaan.

"Tes ini untuk memperlihatkan seberapa besar dampaknya bila mobil tak memiliki airbag," ucapnya.

 

 

2 dari 3 halaman

Tanggapan Wuling

Pengujian Wuling Confero yang mendapatkan satu bintang membuat Dian Asmahani Brand Manager PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) angkat bicara.

Dian tak menampik akan kabar mobilnya mendapatkan peringkat satu bintang. Akan tetapi menurutnya, pengujian yqng dilakukan ASEAN NCAP memakai Confero standar atau varian terbawah.

"Yang sebenernya (Confero standar sudah sesuai dengan Indonesian government regulation," ucap Dian kepada Liputan6.com.

Dian menyatakan, meski varian bawah namun Wuling telah menerapkan sejumlah fitur keselamatannya seperti Auto Door Lock by speed, ISOFIX, safety child lock & seatbelt reminder for both the driver and co-driver.

Sebaliknya, Dian menegaskan varian tertinggi Confero S telah dilengkapi semua fitur keselamatan yang ada pada varian Confero, seperti penambahan dengan Dual SRS Airbag, TPMS, sensor parkir depan dan belakang. 

Selain itu mobil ini juga dilengkapi kamera parkir belakang, ABS+EBD, dan cakram rem belakang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Wuling Formo Diklaim Lebih Nyaman, Daihatsu Gran Max Terancam?
Artikel Selanjutnya
Captiva 2019, Chevrolet dengan Cita Rasa Wuling SUV