Sukses

Dubes RI di Selandia Baru Imbau WNI Patuhi Arahan Aparat Keamanan

Www.sulawesita.com, Jakarta - Warga Negara Indonesia yang dipastikan meninggal dalam aksi teroris di Selandia Baru adalah Muhammad Abdul Hamid (Lilik Abdul Hamid). Kepastian kabar ini setelah pengurus Masjid Al-Noor di Christchurch menghubungi Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (17/3/2019), atas kabar ini, Kementerian Luar Negeri langsung menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa.

Sejauh ini, tujuh WNI berada di dua masjid yang diserang teroris, dimana empat dinyatakan selamat, dua terluka, dan seorang meninggal dunia.

"Ibu Menlu sudah berkomunikasi dengan Menlu Selandia Baru mengatakan bahwa mengecam keras aksi penembakan yang terjadi. Dan mengucapkan belasungkawa dan bersiap memberikan bantuan investigasi ataupun pemulihan situasi di Christchurch," kata Jubir Kemenlu Arrmanatha Nasir.

Sejak Sabtu pagi, bandara di Christchurch sudah dibuka dan Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya telah tiba di sana. Dubes terus mengumpulkan informasi dari WNI yang selamat dalam peristiwa tersebut.

Tantowi mengimbau WNI mematuhi arahan dari aparat keamanan setempat, termasuk soal larangan keluar rumah jika tidak diperlukan. (Rio Audhitama Sihombing)