Sukses

4 Pelaku Penembakan di Selandia Baru Ditangkap, 1 Perempuan

Fokus, Jakarta - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Adern mengatakan penembakan brutal di dua masjid Christchurch merupakan hari-hari yang kelam bagi negaranya. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Sabtu (16/3/2019), negeri kiwi yang pernah masuk sebagai 10 negara teraman di dunia, kini tercoreng dengan aksi penembakan membabi buta yang menewaskan 49 orang yang baru saja selesai menunaikan salat Jumat.

41 jasad ditemukan di Masjid Al-Noor, tujuh jasad lainnya di Masjid Linwood, dan satu orang meninggal di rumah sakit.

Saat ini, polisi sudah mengamankan empat pelaku, satu di antaranya wanita. Selain senjata api, polisi juga menemukan bom yang di sudah terpasang di dalam mobil pelaku. Polisi belum bisa memastikan apakah masih ada pelaku lain yang terlibat.

Dari ke empat pelaku, salah satu diketahui Warga Negara Australia yang sempat mengunggah aksi brutalnya di media sosial.

Selian itu, polisi juga menemukan manifesto yang berisi kebencian pelaku pelaku terhadap para pendatang atau imigran.

Menurut Magnus Ranstorp, pengamat dari pertahanan Swedia National Defence Collegge mengatakan, aksi pelaku terinsipirasi dengan penembakan di Norwegia yang dilakukan Anders Behring Breivik.

Pada tahun 2011, Breivik menghabisi 77 orang. Dia juga meninggalkan maniesto atau pernyataan kebencian terhadap Islam dan imigran.