11 orang diamankan di Polrestabes Makassar saat aksi tutup jalan Tol

0
237

Sulawesita.com, Makassar – Aksi protes yang dilakukan oleh masyarakat bersama dengan pemuda kelompok gerakan aktifis makassar (GAM) sempat menghambat pengguna jalan tol dikarenakan para aktifis aksi menutup full Jalan Tol Reformasi dikaluku bodoa Jalur Makassar – Maros, tak hanya itu para aktifis bersama warga Membangun tenda yang terbuat dari Bekas Spanduk

Aksi yang dilakukan sekitar pukul 05.30 wita di Jalan Tol Reformasi KM. 3 Kaluku Bodoa Kec. Tallo Kota Makassar diperkirakan berjumlah sekitar 75 orang

Informasi yang dihimpun, aksi ini merupakan aksi tuntutan ganti rugi pembebasan lahan yang diketahui milik keluarga ahli waris Intje Kumala versi Chandra Taniwijaya yang mengaku sebagai pemilik sah lahan di Jalan Tol Reformasi.

Dimana mereka mengklaim bahwa sisa pembayaran ganti rugi pembebasan lahan kepada kementrian belum diberikan sampai saat ini.

Terlihat sebuah spanduk besar yang bertuliskan “POSKO PERJUANGAN ANAK BANGSA YANG TERZALIMI” dan juga menyebutkan besaran ganti rugi Rp. 9.024.382.000,-

Sekitar pukul 07.00 wita aparat sudah menuju TKP dan melakukan negosiasi, aparat meminta agar pengunjuk Rasa membuka 1 jalur agar kendaraan bisa melintas di Jalan TOL penghubung Makassar-Maros tersebut.

Wakapolrestabes Makassar AKBP HOTMAN mencoba melakukan negosiasi namun pengunjuk rasa tetap bersikukuh menutup jalan dan malah melakukan pelemparan batu terhadap petugas sehingga beberapa pengunjuk rasa terpaksa diamankan.

11 orang pengunjuk rasa yang telah diamankan masing-masing yakni :
1. IM (52) warga Jl. Teuku Umar (Membawa Badik)
2. DA (23) warga Tidung Mariolo (PANGLIMA GAM/Kordinator Aksi)
3. AJ warga Jl. Tamalate Makassar (GAM) Mahasiswa UIT Makassar
4. YS (22) warga jalan Bontoduri 6 Makassar (GAM)
5. AA (22) warga Jl. Toddopuli Makassar ( Mahasiswa UNM)
6. IL (22) warga Tidung Mariolo Makassar (GAM) (Mahasiswa UIT Makassar)
7. KN (22) warga Tidung Mariolo (Mahasiswa UNM)
8. ZD (40) warga Jl. Teuku umar (Tukang Bentor)
9. RS (19) warga Andi Tonro Makassar ( Mahasiswa UIT Makassar)
10. SI (20) warga jalan manuruki Makassar (Mahasiswa UIT Makassar) (GAM)
11. AL (21) warga jalan Samata (Mahasiswa UIT Makassar)

Hingga berita ini diturunkan saat ini 11 orang pengunjuk rasa telah berada di Polrestabes Makassar untuk dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan.