Sulawesita.com, Seni dan Budaya – Diera yang makin canggih ini mungkin sudah tidak banyak lagi yang mengetahui salah satu tradisi Bugis-Makassar yang satu ini “Angngaru/Mangngaru”. Kemajuan zaman dan banyaknya budaya asing yang masuk ke negara ini membuat budaya kita sedikit terlupakan.

Baru-baru ini di Sangalea Kabupaten Maros 16/05/2017 “Angngaru/Mangngaru” kembali ditampilkan saat prosesi malam mapacci, lihat videonya dibawah:

Angngaru berasal dari kata Aru yang jika diartikan secara harfiah berarti melakukan amuk. Namun jika kita melihat esensi dari arti angngaru atau aru(di bone namanya manggaru) maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa arti dari angngaru atau aru adalah sebuah ikrar setia yang dilakukan oleh seorang to barani (prajurut atau panglima perang) dihadapan sang raja atau “Angngaru’ ini menjadi sumpah setia kepada raja, akan mati mendahuluinya jika ada yang berani menganggu rajanya Aru biasa juga dipersembahkan dihadapan pemimpin tamu atau raja / karaeng yang datang sebagai raja atau pemimpin sahabat atau pemimpin / raja yang lebih tinggi kedudukannya.

Facebook Comments